jump to navigation

Untukmu, Natal 23 Desember 2007

Posted by aal in Syair.
trackback

Di Kalvari

SalibMu tinggi sekali.

Ya, lebih baik kaupanjat tubuhmu sendiri

[Joko Pinorbo, Koran Tempo, 1 Juli 2007]

Kredo Celana

Yesus yang seksi dan murah hati,

kutemukan celana jinmu yang koyak

di sebuah pasar loak.

Dengan uang yang tersisa dalam dompetku

kusambar ia jadi milikku.

Ada noda darah pada dengkulnya.

Dan aku ingat sabdamu:

“Siapa berani mengenakan celanaku

akan mencecap getir darahku.”

Mencecap darahmu? Siapa takut!

Sudah sering aku berdarah,

walau darahku tak segarang darahmu.

Siapa gerangan telah melego celanamu?

Pencuri yang kelaparan,

pak guru yang dihajar hutang,

atau pengarang yang dianiaya kemiskinan?

Entahlah. Yang pasti celanamu

pernah dipakai bermacam-macam orang.

Yesus yang seksi dan rendah hati,

malam ini aku akan baca puisi

di sebuah gedung pertunjukan

dan akan kupakai celanamu

yang sudah agak pudar warnanya.

Boleh dong sekali-sekali aku tampil gaya.

Di panggung yang remang-remang

sajak-sajakku meluncur riang.

Makin lama tubuhku terasa menyusut

dan lambat laun menghilang.

Tinggal celanamu bergoyang-goyang

di depan mikrofon,

sementara sajak-sajakku terus menggema

dan aku lebur ke dalam gema.

“Hidup raja celana!” Hadirin terkesima.

Kelak akan ada seorang ibu

yang menjahit sajak-sajakku

menjadi sehelai celana

dan celanaku akan merindukan celanamu.

[Joko Pinurbo, Kompas, 23 Desember 2007]

 

Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2008 bagi yang merayakan

Komentar»

1. musthafa - 30 Desember 2007

selamat tahun baru. pingin ngucapin natal, tapi telat komentarnya. hehe, lagian saya takut syirik, kata guru ngaji saya begitu. Sejak kapan ya, tahun baru menjadi jalan terciptanya “budaya baru”, Tiyeng-tiyeng, bahasa jogjanya begitu sewaktu ke sana kemaren. semoga di malang tidak…

2. Syaiful - 31 Desember 2007

baru-baru ini saya mendapatkan ucapan selamat menyambut tahun baru dari seorang teman sekampung yang jauh di sana. ya, itung2 berbagi, selamat tahun baru dech buat aal-keluarga sederhananya dan seluruh kerabat kerja yang bertugas di blog ini. hehe.

Syaiful Bari

3. musthafa - 31 Desember 2007

Hehehe, tu mah bahasa temen-temen Komsat GMNI, untuk ritual. Met tahun baru lagi

4. aal - 31 Desember 2007

Kepada kawanku, Syaiful, terima kasih atas ucapannya. Semoga di tahun 2008 ini selalu menampilkan yang baru. Tapi bukan “cewek baru”, he2. Tetunya hal yang lebih baik dari sebelumya.
Untuk Musthafa, Met tahun baru juga. Baik2 di Malang. Jangan nakal. Nanti kalo nakal, tak laporin ke pak yaimu lo, he2.

5. XXX - 15 Maret 2011

emang selama ini cuma itu yah yang diajarin di pengajian??? apakah harus mengejek orang kristen?? penting yah???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: